Untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari dalam sebuah rumah, biasanya kita membutuhkan minimal 1 buah pompa air untuk mendistribusi air dari sumber ke seluruh titik air (sumber air dapat berupa sumur atau penampungan air di bawah). Untuk memudahkan konsumsi air, biasanya kita membangun tower air dengan ketinggian tertentu. Dalam kondisi ini kita menghisap air dari sumber air di bawah dengan pompa untuk disimpan pada tower air. Selanjutnya dengan tower air, kita memanfaatkan gaya gravitasi bumi untuk membuat air mengalir melalui pipa tanpa perlu bantuan pompa lagi.
Dalam kondisi ini biasanya tekanan air cukup untuk kebutuhan cuci piring, cuci baju, atau menampung air dalam bak mandi. Tetapi ketika mandi menggunakan shower tekanan air biasanya kurang memuaskan, apalagi bila kita menggunakan water heater gas. Water heater gas umumnya membutuhkan tekanan air sebagai salah satu mekanisme pemantik untuk menyalakan api untuk memanaskan air, sehingga bila tekanan air kurang, pemantik tidak akan berfungsi dengan baik. Selain itu mesin cuci modern umumnya juga mensyaratkan tekanan air tertentu untuk dapat berfungsi dengan baik. Oleh karena itu memerlukan pompa tambahan untuk dapat memenuhi kebutuhan ini.
Salah satu solusi yang umum digunakan adalah dengan menggunakan pompa sumur dangkal yang telah dilengkapi dengan otomatis. Dengan menggunakan solusi ini, tekanan air memang bertambah besar, tetapi pompa sumur dangkal yang digunakan untuk keperluan ini biasanya seringkali mengalami kerusakan pada fungsi otomatisnya. Otomatis pada pompa umumnya menggunakan jenis pressure switch. Pada saat seluruh kran tertutup maka ada tekanan balik pada pompa yang menekan otomatis pada tekanan tertentu untuk mematikan arus listrik. Ketika kran terbuka, tekanan air pada pompa berkurang sehingga tekanan pada per berkurang dan menghubungkan arus listrik kembali. Pada penggunaan sehari-hari buka tutup kran dalam sekali mandi biasanya bisa berkali-kali. Seringkali pembukaan kran tidak penuh, sehingga membuat otomatis bekerja on-off beberapa kali. Ini akibat adanya tekanan air yang tidak tersalurkan, sehingga membuat pressure switch bekerja lebih berat dan lebih cepat mengurangi umur spare-part ini.
Pompa booster merupakan alternatif dari penggunaan produk pompa sumur dangkal otomatis yang biasanya kita kenal. Pompa booster adalah jenis pompa yang berfungsi hanya untuk menambah tekanan air, dengan demikian pompa ini tidak dapat digunakan untuk menghisap air dengan posisi sumber air di bawah pompa. Penggunaan pompa jenis ini lebih menghemat listrik karena daya listrik yang dibutuhkan biasanya lebih kecil. Selain itu sistem otomatis pompa ini tidak menggunakan pressure switch, tetapi menggunakan sejenis bola magnet yang berfungsi ketika ada aliran air. Penggunaan otomatis jenis ini juga memiliki keuntungan lain, karena bila tidak ada air, pompa tidak akan bekerja. Sehingga kita terhindar dari resiko kerusakan atau terbakarnya pompa bila kita sampai lupa mengisi penampungan air.
Perkakasku.com menawarkan 2 jenis pompa booster, yaitu pompa booster untuk rumah tangga dan untuk industri (hotel, indekost, industri, apartemen, dll). Pompa booster untuk rumah tangga, saat ini tersedia dari 2 merk pompa terkenal, yaitu Grundfos dan Wasser. Merk Wasser menawarkan 2 pilihan, yaitu PB-60EA dan PB-169EA, sedangkan Grundfos juga menawarkan 2 pilihan, yaitu UPA 15-90 dan UPA 120. Sedangkan pompa booster untuk industri, sementara ini kami baru menawarkan merk Grundfos. Pompa booster untuk industri Grundfos menggunakan pompa jenis multi-stage yang menggunakan beberapa impeller stainless-steel. Pompa booster ini masih menggunakan sistem otomatis dengan pressure switch, tetapi dengan kualitas yang tinggi.
Jadi pompa booster mana yang cocok untuk anda? Bila pompa booster direncanakan untuk digunakan di lebih dari 7 titik air secara bersamaan, kami menyarankan anda untuk menggunakan pompa booster untuk industri. Bila dibawah itu anda dapat menggunakan pompa booster untuk rumah tangga. Pompa booster untuk rumah tangga sendiri ada 2 jenis, baik untuk merk Wasser maupun Grundfos, yaitu tipe yang kecil PB-60EA / UPA 15-90 atau yang besar PB-169EA / UPA 120. Tipe yang kecil lebih optimal untuk penggunaan 1 atau maksimum 2 titik air saja, dan lebih disarankan untuk diletakkan lebih dekat ke titik airnya. Jadi bila anda menggunakan pompa booster untuk menambah tekanan air untuk shower / water heater, akan lebih optimal bila pompa booster diletakkan tidak jauh dari shower atau water heater mungkin sekitar 1 – 2 meter. Sedangkan bila anda ingin pompa diletakkan dekat dengan penampungan air, atau jumlah titik air lebih dari 2, akan lebih optimal bila menggunakan pompa booster dengan tipe yang lebih besar.
Semoga informasi dapat membantu anda memilih pompa booster yang tepat, bila ada pertanyaan silahkan hubungi kami melalui email, telp, atau sms. Selamat berbelanja!
Pak.
Saya memiliki pompa PB 169 BIT. Tapi ketika dipasang mesti 2 keran yang harus terbuka agar nyalanya lancar.
Kalau tidak maka pompanya mati dan hidup dalam interval pendek. Apakah ada yang rusak dengan switch?. Atau perlu modifikasi di switchnya?. Atau instalasi pipa air saya yang tersumbat?. Terimakasih.
@2d.agent: mungkin karena struktur pemipaannya yang kurang baik. bisa digambarkan ?
Trimakasih atas Infonya,….
Sangat Membantu Sekali,…
Karna saya sedang masang water heater dan airnya kurang deras,..
Thank’s
Kos2an saya terdiri dari 22 kamar dengan penggunaan solar water heater.
Menurut keterangan di atas, untuk konsumsi 22 toilet kamar secara bersamaan, diperlukan pompa industri. Tolong rekomendasi pompa industri yang sesuai untuk keperluan tsb.
Bisa pakai pompa booster grundfos ch4-60.
secara harga pompa booster wasser dan grunfos selisih banyak y?apa ada bedanya misal untuk kelas PB-169EA dan UPA 120? apabila saya menempatkan pompa booster dengan susunan seperti ini apakah sudah benar? urutannya tandon atas outputnya dihubungkan ke pompa booster kemudian di cabang 2, air dingin dan air yg masuk ke solar water heater. karena ada teknisi yg mengatakan kepada saya bahwa seharusnya penempatan water heaternya adalah satu pump untuk satu line jadi untuk air panas penempatannya malah setelah dari water heater solar..thanks dan mohon tanggapannya
saya menggunakan pompa booster wasser PB 169 EA, saya letakkan di lantai 2 sesuai kebutuhan kamar mandi dan shower di lantai 2. Kebetulan toren letaknya sejajar dg pompa tersebu. jarak pipa dari pompa 10 m, kenapa tiba2 pompa jadi lemah tidak ada daya dorongnya sama sekali? tks
saya pakai wasser PB 60 EA mula nya sihbaik baikaja, tapi setelah 3 bulan sy pakai, otomatis nya gak fungsi, jadi hanyabisa jalan kalau manual
apa maaslahnya ya ?
apakah bisa pompa boster digunakan untuk meningkatkan daya pancar pompa jet pam , bila dipasang di bagian pipa sebelum pompa air jet pam yaitu pipa air yang menuju bawah atau pipa air yang menuju atas
apa bisa pompa bosster digunakan untuk meningkatkan daya pancar pompa jetpam, bila dipasang pada pipa sebelum masuk pompa jetpam.
apa bisa pompa booster untuk meningkatkan daya pancar pompa jetpam. bila dipasang pada pipa sebelum masuk pompa jetpam.
saya mempunyai wasser pb 169 ea , tetapi ketika kran dibuka untuk air panas dimana tahanan water heater lebih besar untuk aliran air , maka otomatis pompa wasser tersebut mati hidupa mati hidup .. apakah ada stel an variabel supaya pompa tetap hidup walau tahanan aliran air cukup besar….
kalau otomatic yang sistem swtich pegas khan tinggal diatur varibel pegasnya
tetapi untuk model wasse 169ea booster bagaimana yang cara solusinya
Bila tidak menggunakan pompa buster, tapi menggunakan pompa sumur dangkal, mohon saran bagaimana teknik atau cara mengatasi on-off yang terus menerus, atau tekanan air yang tidak stabil akibat kran yang dibuka hanya satu.
Terima kasih
saya tertarik utk menggunakan pompa booster rumah tangga, tolong kirimkan saya daftar harga dan spesifikasi dr pompa booster yg utk rumah tangga. tks
saya sangat tertarik dengan artikelnya<mohon penceranhan nya.saya memasanag water hater merk electrolux kapasitas 15 liter air, dengan menggunakan 2 pipa berbeda. yg mana pipa ke 1 khusus air dingin pipa ke 2 dari water hater. setelah pemasangan saya coba ternyata air yg keluar sangat kecil alias NETES. pertanyaan saya klo makai pompa boster harus saya letakkan di mana?? mohon pencerahan nya….lengkap dengan gambar diagram pipanya. terus terang saya sangat bingung dibuatnya. terima kasih atas saran nya,sy tunggu….
dimanakah saya bisa membeli pompa tersebut , saya tinggal di Jakarta Selatan, dan berapa harganya.
tks
@Vian: dari pengalaman saya, jika aliran air kecil kemungkinan ada udara terjebak, maka booster perlu dihidupkan manual sambil kran dibuka sampai udara keluar dan aliran air deras. Selanjutnya booster bisa dirubah ke auto.
apakah Perkakasku menyediakan tenaga teknisi untuk pemasangan di daerah bandung? Mohon info ke email saya. Terimakasih.